UPDATE Kronologi Ngabuburit Berdarah di Sawah Lebar

  • Whatsapp
Situasi di kediaman pelaku
Situasi di kediaman pelaku usai kejadian di Sawah Lebar.
jadwal-sholat

BENGKULU SELATAN [JanganMudik] KOMPOLMAS — Tradisi ngabuburit di hari ke-16 Ramadhan 1441 Hijriyah diwarnai peristiwa berdarah di Sawah Lebar, perbatasan Desa Pajar Bulan dan Banding Agung, Kecamatan Seginim, Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu.

Boni (25), pemuda asal Desa Tanjung Menang Kecamatan Seginim tersungkur bersimbah darah setelah beberapa bagian tubuhnya disayat-sayat senjata tajam (Sajam) oleh RA (22), warga Desa Maras Kecamatan Air Nipis.

Read More

banner 728x90

Informasi terhimpun Kompolmas, hingga malam ini Unit Reskrim Polsek Seginim telah melakukan pemeriksaan awal terhadap RA dan dua orang saksi mata, yakni AN (22) warga Desa Maras dan JK (25) warga Desa Sindang.

Dari ketiga orang ini dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), polisi meyimpulkan kronologis tindak pidana penganiayaan ini sebagai berikut :

  1. Pelaku bersama tiga temannya berangkat ke Sawah Lebar menggunakan dua sepeda motor, sekira pukul 16.00 WIB.
  2. Sesampai di Sawah Lebar, pelaku bersama tiga temnnya nongkrong di pinggir jalan, lalu datang korban bersama temannya.
  3. Korban menghampiri dan langsung hendak memukul AL menggunakan tas. Melihat hal itu, AN spontan menemui korban dan terjadilah cek-cok.
  4. Pelaku menyusul menemui korban. Aksi ini disambut korban dengan mata melotot ke arah pelaku, sehingga terjadi ribut mulut antara pelaku dengan korban.
  5. Pelaku jadi emosi dan mengambil sebilah golok —tergantung di atas tutup mesin sepeda motor milik pelaku.
  6. Tangan pelaku sempat dipegang oleh BK saat golok tersebut telah terhunus, tapi pelaku berhasil melepaskannya.
  7. Setelah ayunan pertama berhasil mendarat di punggung korban, pelaku melancarkan beberapa bacokan berikut secara membabi-buta ke arah tubuh korban.

Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka bacok pada bagian punggung, kepala, lengan kiri dan telapak tangan kiri.

Kapolsek Seginim IPTU Tamsir Hasan seizin Kapolres Bengkulu Selatan AKBP Deddy Nata SIK mengonfirmasi, sejauh ini belum ditemukan motif khusus dalam insiden berdarah ini selain niat pelaku membela temannya yang akan diganggu korban. Sementara ikhwal keberadaan Sajam pada sepeda motor pelaku masih diselidiki.

“Semoga korban dapat segera pulih. Saat ini pelaku sudah diamankan dan sedang menjalani pemeriksaan di Mapolres Bengkulu Selatan oleh Unit Reskrim Polsek Seginim,” pungkasnya, Sabtu (9/5) tengah malam.[ren]

banner 728x90

Related posts

banner 728x90